Kebebasan menjalankan syariat agama – Crimea

SYARIAHRADIO.

Selepas referendum warga Crimea hari ahad lalu, Crimea melepaskan diri dari Ukrania dan mendeklarasikan berdirinya republik Crimea dan bergabung dengan Rusia, itulah kenyataan hasil referendum hampir 93% memilih gabung dengan Rusia.

Ketika dibawah Ukrania, Crimea merupakan penduduk mayoritas Muslim, walaupun dari komposisi penduduk Crimea mayoritas suku berbahasa Rusia sementara penduduk Muslim dari suku Tartar sekitar 12% dari jumlah penduduk Crimea.

Dengan bergabungnya Republik Crimea ke Rusia, diharapkan saudara Muslim si Rusia dapat mendukung dan membantu saudara muslim di Crimea, baik membantu membangun Mesjid maupun fasilitas sosial lainnya.

Selain itu membangun perekonomian berlandaskan syariah dapat menjadi jalan keluar ekonomi lebih maju dan kuat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s