Berdusta Sikap Berbahaya dan Membahayakan

SYARIAHRADIO.

Dari sejak usia dini ajarkan anak-anak untuk berterus terang dan tidak berdusta agar kelak menjadi mukmin yang benar-benar bermanfaat bagi dunia akhirat baik untuk dirinya maupun untuk lingkungan sekitarnya dan masyarakat luas secara umum. Persoalan dusta ini menimbulkan komplikasi dalam pergaulan kehidupan sosial, sehingga sekali orang tersebut berdusta susah untuk dipercayai lagi.

Bahkan dalam ilmu hadits seorang perawi yang sering berdusta maka hadits yang melalui perawi tersebut dikategorikan hadits lemah. Sebagai seorang pemimpin apabila berdusta dalam urusan politik maka bisa jadi sangat membahayakan bagi masyarakat secara luas dan tidak akan dipercayai lagi sebagai orang yang terpercaya.

Urusan berdusta bisa masuk kedalam kategori munafik, maka segera mereka yang punya kebiasaan berdusta segera memperbaiki diri dan jauhkan dari penyakit dusta.

عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَرْبَعٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ كَانَ مُنَافِقًاأَوْ كَانَتْ فِيهِ خَصْلَةٌ مِنْ أَرْبَعَةٍ كَانَتْ فِيهِ خَصْلَةٌ مِنْ النِّفَاقِ حَتَّى يَدَعَهَا إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ وَإِذَا عَاهَدَ غَدَرَ وَإِذَا خَاصَمَ فَجَرَ

Dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ada empat hal yang bila ada pada seseorang berarti dia adalah munafiq atau siapa yang memiliki empat kebiasaan (tabi’at) berarti itu tabiat munafiq sampai dia meninggalkannya, yaitu jika berbicara dusta, jika berjanji ingkar, jika membuat kesepakatan khiyanat dan jika bertengkar (ada perselisihan) maka dia curang”. (HR. Bukhari No. 2279)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s