Sekilas Mengenai Hilal sebagai Tanda Penentu Waktu Ibadah Ramadhan

SYARIAHRADIO

Hilal sebagai tanda waktu ibadah dalam al Qur’an :

يَسْأَلُونَكَ عَنِ الْأَهِلَّةِ قُلْ هِيَ مَوَاقِيتُ لِلنَّاسِ وَالْحَجِّ وَلَيْسَ الْبِرُّ بِأَن تَأْتُوا الْبُيُوتَ مِن ظُهُورِهَا وَلَٰكِنَّ الْبِرَّ مَنِ اتَّقَىٰ وَأْتُوا الْبُيُوتَ مِنْ أَبْوَابِهَا وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Mereka bertanya kepadamu tentang bulan sabit. Katakanlah: “Bulan sabit itu adalah tanda-tanda waktu bagi manusia dan (bagi ibadat) haji; Dan bukanlah kebajikan memasuki rumah-rumah dari belakangnya, akan tetapi kebajikan itu ialah kebajikan orang yang bertakwa. Dan masuklah ke rumah-rumah itu dari pintu-pintunya; dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.(Al Baqarah : 189)

Ketika memasuki bulan Ramadhan maka penentuan masuknya awal bulan ditentukan dengan melihat lahirnya bulan atau disebut dengan hilal. Kemunculan bulan berbentuk sabit tipis muncul setelah beberapa menit matahari tenggelam. Namun demikian melihat hilal dengan mata ada kemungkinan tidak terlihat karena ketinggian diatas ufuk dan atau terhalang awan.

Penentuan bulan diawal Ramadhan dan awal Syawal merupakan penentuan mulainya melaksanakan ibadah shiam dan berakhirnya dengan melakukan shalat Idul Fitri. Sesuai sabda
Rasulullah SAW :

قال رسولالله صلى الله عليه وسلم اشهر تسع وعشرون فلا تصوموا حتى تروه ولاتفطروا حتى تروه فاءن غم عليكم فاقدرواله ثلاثين

“Satu bulan terdiri dari 29 hari. Janganlah kalian berpuasa sebelum melihatnya (hilal). Jika terhalang bagi kalian (untuk melihat hilal), genapkanlah menjadi 30 hari”(HR Sunan Abu Dawud)

Tanggal 8 Juli 2013 posisi bulan bulan baru dimana matahari tenggelam jam 17:51 dan hilal muncul pada jam 17:54, hilal terlihat jelas di kepulauan pasifik di Tahiti sementara diwilayah belahan bumi selatan hilal tidak terlihat sehingga wilayah bumi utara sebagian Afrika, Amerika dan kepulauan Pasifik memulai Ramadhan pada tanggal 9 Juli 2013 sementara lainnya termasuk Indonesia digenapkan menjadi 30 hari jatuh pada tanggal 10 Juli 2013.

Bagaimana dengan masuknya bulan Syawal 1434H, bulan baru secara perhitungan astronomi yaitu pada tanggal 7 Agustus 2013, pada saat itu matahari tenggelam pukul 17:55 dan hilal muncul pada pukul 18:12, kemungkinan hilal akan terlihat dan 1 Syawal akan jatuh pada tanggal 8 Agustus 2013, insya Allah.

20130711-091445.jpg

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s