Negara Manapun Tidak Bisa Lepas dari Jerat Hutang

SYARIAHRADIO Jakarta,

Dalam APBN Pemerintah sudah menganggarkan defisit anggaran dengan menerbitkan surat hutang, sementara tiap tahun anggaran untuk bayar bunga hutang tersebut terus membengkak. Saat ini hutang RI sebesar Rp1,900 trilyun, memang secara rasio terhadap pendapatan GDP masih dibawah 30%an tetapi yang namanya hutang ini dari tahun ke tahun akan cenderung naik.

Negara penghutang terbesar adalah Amerika Serikat dengan hutang sebesar $16trilyun apabila dirupiahkan agak sulit menyebutnya, jumlah hutang ini adalah akumulasi dan rasio terhadap GDP bahkan sudah melebihi 100% tetapi tidak satupun agen rating menilai rendah hutang Amerika karena setiap menjelang gagal bayar Parlemen menyetujui penerbitan hutang baru.

Negara-negara dalam Uni Eropa juga total hutangnya sebesar $16trilyun dan beberapa Negara seperti Yunani, Itali, Spanyol gagal bayar dan dilakukan bailout atau dana talangan.

Bagi Indonesia jalan panjang kedepan sudah terlihat bahwa dengan kekayaan alam dijadikan sebagai jaminan untuk terus terusan menerbitkan surat hutang selain karena ada permintaan surat hutang tersebut dan terkesan bahwa sampai sekarang pun pemegang obligasi Negara didominasi Asing dan menembus angka Rp100 trilyun. Sementara masih ada permintaan Rp5 trilyun dipasar. Dengan kata lain Presiden Indonesia pasca 2014 terlihat tidak akan khawatir dengan pendanaan karena akan terus menerbitkan hutang atau kata lain Negeri ini digadaikan, sementara korupsi dan memperkaya diri terus semakin merajalela.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s