Perlakukan Hewan secara benar

20121029-143857.jpg
Jakarta,

Atas dasar motif ekonomi terkadang hal-hal yang berkaitan dengan hewan baik peliharaan maupun sembelihan kurang memperhatikan penanganan hewan secara baik dan beradab.

Ayam potong yg masih hidup dibawa dengan mengikat kaki ayam digabung dengan beberapa ayam kemudian diletakan di jok belakang motor dengan posisi kaki ayam diatas dan kepala ayam dibawah. Transportasi hewan menjadi masalah perlakuan kepada hewan secara kurang beradab dengan melakukan penyiksaan, ikan lumba-lumba dibawa dimasukan kedalam box dibawa dengan mobil box dan dimasukan ke kargo pesawat tanpa air, walaupun ikan lumba-lumba memiliki paru-paru tetapi penanganan tidak benar, belum melatih hewan agar pintar dilakukan penyiksaan dan pemaksaan sehingga membuat hewan takut dan stress.

Kepiting yang dipotong kakinya hidup-hidup kemudian dibiarkan hidup didalam tempat yang tidak bergerak selama belasan hari untuk kemudian dipanen menjadi kepiting soka.

Walaupun hewan sedemikian rupa untuk dijadikan konsumsi tetap saja secara syar’i harus diperlakukan secara benar, hewan yang disembelih tidak boleh melihat tukang jagal mengasah pisau, hewan yang akan disembelih tidak boleh melihat hewan yang sedang dipotong.

Mari kita tingkatkan kesadaran memperlakukan hewan secara benar dan syar’i. (IR)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s